Setahun Kemarin

29 Mei  2012 kemarin, genap 1 tahun kami di perantauan.
Lumayan banyak cerita yang belum sempat di ceritakan disini, salah satunya akhirnya Alea lulus toilet training di usia 3 tahun (well, meski sampai sekarang terkadang suka ‘kecelakaan’ ngompol pas bobo malam sih) dan mulai bawel tak terkira, khatam abjad dan angka juga hapalan doa-doa pendeknya, dan Alika lancar berjalan di usia 11 bulan. Saya pun tergerak mulai rajin belajar masak demi kelangsungan kesejahteraan keluarga, hihi. Alhamdulillah.
So,…. How’s life?
 
Do I miss Jakarta? Yes, I do. A lot, sometimes.
Kadang rindu mall nya, acara kumpul keluarga, tetangga2 kepo yang suka saya keluhkan dulu, jajanan nya… Bahkan saya kangen macetnya!
Gak dipungkiri kadang saya lumayan sering uring-uringan, mood swing, kalo udah gitu jadi nggak semangat ngapa-ngapain, suntuk dengan rute sehari-hari yang cuma dapur-kasur-sumur.. saking disini nggak ada hiburan.Apalagi pas kemarin gak bisa nonton konser NKOTBSB, makin galau deh. Ada TV kabel pun error melulu gara-gara antena diatas rumah sering digelayutin monyet. Iya, namapun di tengah hutan. Jadilah hiburan saya itu cuma anak, suami dan BB.. *krik*
Kadang sih kalo lagi nggak sayang uangnya, suami bawa kami sekeluarga ber-weekend getaway ke Palembang, nginap semalam-dua malam, cuci mata jalan-jalan ke mall & wisata kuliner hihi. Tapi kalo sering-sering yaabangkrut capek juga. Mending uangnya di simpan untuk mudik nanti. *ngirit.com*
Saya merasa setahun disini kurang berhasil berbaur. Kayaknya karena saya juga yang udah minder dan males duluan. Bergaul bener-bener seperlunya. Saya juga kurang terlalu suka sih mingle di bawah pohon sore-sore sama ibu-ibu tetangga karena selain ribet ngejar bocah, (maaf) ujung-ujungnya nggosip, kalaupun nggak, kadang topiknya kurang nyambung. Apa karena umur mereka jauh diatas saya, dan sudah belasan tahun tinggal disini, anak-anak mereka rata-rata sudah lebih besar ya? Entahlah.
Kalau suami bilang, sebenarnya ada sedikit kecemburuan antara karyawan lama karena kami pendatang. Padahal sama-sama cari makan, ya toh? Aneh.
Sabar… Sabar…
Sementara pilihan kami sekarang ini ya memang harus jalani dulu, demi tercapainya tabungan LM kiloan, hehe ….Insya Allah secepatnya dikasih kesempatan untuk bisa kembali ke Jakarta lagi. Dengan keadaan yang jauh lebih baik tentunya.
Aamiiin..
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s