How Deep Is Your Love?

Ceritanya hari ini selain mood jadi gloomy karena hujan turun nyaris seharian penuh, hikmah lain adalah langsung pilek abis baca postingannya @depezahrial disini

Atas seijin si empunya blog, saya merasa sangat perlu share juga di blog (buat self reminder) sendiri tentunya.

Mengapa ridha suami itu adalah surga bagimu wahai para istri :

1. Suamimu dibesarkan oleh ibu yang mencintainya seumur hidup. Namun ketika dia dewasa, dia memilih mencintaimu yang bahkan belum tentu km mencintainya seumur hidupmu, bahkan sering kala rasa cintanya padamu lebih besar daripada cintanya kepada ibunya sendiri.

2. Suamimu dibesarkan sebagai lelaki yang ditanggung nafkahnya oleh ayah dan ibunya hingga dia beranjak dewasa. Namun sebelum dia mampu membalasnya, dia telah bertekad menanggung nafkahmu, perempuan asing yang baru saja dikenalnya dan hanya terikat dengan akad nikah tanpa ikatan rahim seperti ayah dan ibunya.

3.Suamimu ridha menghabiskan waktunya untuk mencukupi kebutuhan anak-anakmu serta dirimu. Padahal dia tahu, di sisi Allah, engkau lebih harus di hormati tiga kali lebih besar oleh anak-anakmu dibandingkan dirinya. Namun tidak pernah sekalipun dia merasa iri, disebabkan dia mencinta

4.Suamimu ridha menghabiskan waktunya untuk mencukupi kebutuhan anak-anakmu serta dirimu. Padahal dia tahu, di sisi Allah, engkau lebih harus di hormati tiga kali lebih besar oleh anak-anakmu dibandingkan dirinya. Namun tidak pernah sekalipun dia merasa iri, disebabkan dia mencintaimu dan berharap engkau memang mendapatkan yang lebih baik daripadanya di sisi Allah.

5.Suamimu berusaha menutupi masalahnya dihadapanmu dan berusaha menyelesaikannya sendiri. Sedangkan engkau terbiasa mengadukan masalahmu pada dia dengan harapan dia mampu memberi solusi. padahal bisa saja disaat engkau mengadu itu, dia sedang memiliki masalah yang lebih besar. namun tetap saja masalahmu di utamakan dibandingkan masalah yang dihadapi sendiri.

6.Suamimu berusaha memahami bahasa diammu, bahasa tangisanmu. sedangkan engkau kadang hanya mampu memahami bahasa verbalnya saja. Itupun bila dia telah mengulanginya berkali-kali.

7. Bila engkau melakukan maksiat, maka dia akan ikut terseret ke neraka, karena dia ikut bertanggung jawab akan maksiatmu. Namun bila dia bermaksiat, kamu tidak akan pernah di tuntut ke neraka. karena apa yang dilakukan olehnya adalah hal-hal yang harus dipertanggungjawabkannya sendiri.

Makjleb!
*rasanya kayak ketampar bolak balik ditambah ketusuk 1000 kali di dada*

Langsung flashback ke hari-hari selama lebih dari 7 tahun saya sah menjadi seorang istri. Seorang istri yang sangat beruntung bersuamikan orang yang terbaik yang Allah kirimkan buat saya.

Lalu mewek.

Siapapun yang membuat postingan ini pada awalnya, terima kasih. Terima kasih sudah membantu menyadarkan kami para istri untuk mencintai dan berlaku (lebih) baik (lagi) kepada suami (dan juga mertua! Karena didikan dan asuhan mereka lah suami hebat dan sholeh itu hadir) :’)

I love you, suami. Terima kasih sudah selalu sabar menghadapi istri yang demanding nan cerewet bin ngeyel dan gede ambek ini. I love you today, tomorrow and forever. Saya ingin (dan akan) jadi istri yang lebih baik lagi.

Karena ridha suami juga ridha Allah SWT. Aamiin :’)

Advertisements

One thought on “How Deep Is Your Love?

  1. jleb..jleb..jleb.. pernah baca postingan ini dari status fb temen.. bener banget mb, sungguh sangat beruntung telah dikarunia-i laki2 terbaik yang mampu menjadi imam dan pembimbing, Terima Kasih Ya Allah.. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s